Pasca Kasus Curanmor, Anggota DPRD Bondowoso Minta Puskesmas Grujugan Perbaiki Layanan Keamanan

Wartawan :Ubay

Bondowoso, BERITALIMA.ID – Pasca insiden pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menimpa keluarga pasien di Puskesmas Grujugan, anggota DPRD Kabupaten Bondowoso menyoroti lemahnya sistem pengamanan di fasilitas kesehatan tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso, A. Mansur, menyatakan bahwa sistem keamanan di puskesmas seringkali menjadi titik lemah karena kurangnya personel keamanan (satpam) dan minimnya pemeliharaan perangkat pengawas elektronik (CCTV).

“Puskesmas adalah pelayanan publik vital. Sangat ironis jika di tempat orang mencari kesembuhan, mereka justru harus merasa terancam kehilangan harta bendanya,” kata Mansur, Kamis (5/2/2026).

Legislator PKB Dapil IV itu mendesak manajemen Puskesmas Grujugan segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memperbaiki layanan keamanan untuk memberikan rasa aman kepada para pengunjung.

Menurutnya, Puskesmas seharusnya menjadi tempat yang memberikan kenyamanan, bukan justru mengkhawatirkan karena rawan tindak kejahatan.

“Kami meminta Puskesmas Grujugan segera meningkatkan sistem keamanan, mulai dari pemasangan CCTV di titik rawan, penempatan petugas keamanan yang lebih aktif, hingga penataan parkir yang lebih baik,” ujarnya.

Langkah ini diambil guna menjamin rasa aman bagi masyarakat yang hendak berobat maupun bagi para petugas medis yang sedang bertugas. Kejadian curanmor tersebut dinilai menjadi rapor merah bagi aspek pengawasan di fasilitas umum yang seharusnya menjadi tempat aman bagi publik.

“Fasilitas kesehatan seperti Puskesmas adalah pelayanan dasar. Masyarakat datang untuk sembuh, jangan sampai justru terbebani dengan hilangnya aset berharga mereka akibat lemahnya pengamanan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang telah kehilangan motornya dalam waktu bersamaan di area parkir Puskesmas Grujugan saat menjenguk pasien, pada Selasa (3/2/2026) malam.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Grujugan dikonfirmasi terkait hal tersebut, memilih bungkam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *